SMAN 1 Ciomas Bantah Dugaan Pelanggaran Hak Siswa

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

STRAIGHT NEWS | SERANG – Pihak SMA Negeri 1 Ciomas, Kabupaten Serang, memberikan klarifikasi terkait pemberitaan dugaan pelanggaran hak siswa yang sempat beredar di masyarakat.

Humas SMAN 1 Ciomas, Saefullah, menegaskan bahwa sejumlah poin yang diberitakan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di sekolah.

Terkait dugaan adanya pemaksaan pembayaran kepada siswa, Saefullah menyatakan bahwa pihak sekolah sudah tidak lagi menyelenggarakan kegiatan study tour. Kebijakan tersebut telah dihentikan, sehingga tidak ada pungutan kepada siswa untuk kegiatan tersebut.
“Sejak kebijakan terbaru, kegiatan study tour sudah tidak dilaksanakan, sehingga tidak ada pemaksaan pembayaran kepada siswa,” ujarnya.

Selain itu, mengenai dugaan adanya permintaan uang kepada siswa penerima KIP Kuliah oleh oknum guru, Saefullah membantah hal tersebut. Ia menjelaskan bahwa proses pengajuan KIP Kuliah sepenuhnya dilakukan oleh siswa secara mandiri, baik melalui jalur prestasi maupun jalur lainnya.

“Setelah pengumuman, siswa yang mengajukan KIP Kuliah memproses secara mandiri hingga ke tahap perguruan tinggi. Proses tersebut tidak lagi berkaitan dengan pihak sekolah,” jelasnya.

Sementara itu, terkait isu penahanan ijazah karena alasan pembayaran tertentu, Saefullah menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar. Ia menyebutkan bahwa sejak angkatan 2019, seluruh proses pengambilan ijazah telah digratiskan tanpa syarat pembayaran apa pun.

“Untuk siswa lulusan 2019 dan seterusnya, ijazah dapat diambil tanpa biaya. Bahkan pada prinsipnya, ijazah memang tidak dipungut biaya,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa tidak ada pemberhentian siswa secara sepihak. Menurutnya, jika terdapat siswa yang melanggar aturan, maka penanganan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan orang tua atau wali, melalui pemanggilan dan pembinaan.

Pihak SMAN 1 Ciomas berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang berkembang serta memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat terkait kondisi sebenarnya di lingkungan sekolah.

BACA JUGA :  Plt Kadindikbud Pemprov Banten Lukman Raih Penghargaan The Best Realization Program Sekolah Gratis

Berita Terkait

Polsek Pagedangan Gelar Simulasi Pengamanan Aksi Unjuk Rasa, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat
Produksi Stabil, BUMDes Bandulu Sukses Kembangkan Peternakan Ayam Petelur
Ketua DPC MOI Kabupaten Tangerang Kecam Dugaan Pelecehan Profesi Jurnalis oleh Oknum Korlap Obat Terlarang
Gas Elpiji 3 Kg Langka Jelang dan Saat Lebaran, Warga Ciomas Kesulitan
Warga Rancagong Surati ATR/BPN Tangerang, Minta Perlindungan dan Kepastian Hukum atas Tanah yang Diklaim Kodam Jaya
Tanamkan Jiwa Wirausaha, Siswa Narada School Kunjungi Pabrik Kosmetik PT Souvenhostel Cipta Persada
Camar Indonesia Ikuti Apel Gabungan Forkopimko Jakarta Barat Jaga Keamanan Ramadhan
Camat Gunungsari Minta Oknum BPD Ciherang Kembalikan Dana yang Diduga Hasil Pungli

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 04:06

SMAN 1 Ciomas Bantah Dugaan Pelanggaran Hak Siswa

Selasa, 7 April 2026 - 12:14

Polsek Pagedangan Gelar Simulasi Pengamanan Aksi Unjuk Rasa, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat

Minggu, 5 April 2026 - 06:30

Produksi Stabil, BUMDes Bandulu Sukses Kembangkan Peternakan Ayam Petelur

Jumat, 3 April 2026 - 16:46

Ketua DPC MOI Kabupaten Tangerang Kecam Dugaan Pelecehan Profesi Jurnalis oleh Oknum Korlap Obat Terlarang

Sabtu, 21 Maret 2026 - 03:16

Gas Elpiji 3 Kg Langka Jelang dan Saat Lebaran, Warga Ciomas Kesulitan

Berita Terbaru