Straight-News.id | SERANG – Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram terjadi di sejumlah wilayah di Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang, menjelang hingga saat Hari Raya Idulfitri. Warga di Kampung Sanepa, Desa Sukabares, serta Kampung Nengger, Desa Panyaungan Jaya, mengaku kesulitan mendapatkan gas bersubsidi tersebut.
Salah seorang warga, Eti (42), mengatakan bahwa dirinya sudah berkeliling mencari gas elpiji 3 kg ke berbagai warung eceran, namun hasilnya nihil. Sabtu, (21/02/2026).
“Saya sudah mencari ke beberapa warung, tapi semuanya kosong. Padahal kebutuhan gas sangat penting, apalagi saat momen Lebaran seperti ini,” ujarnya.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh Umi Saptiah, pemilik warung di wilayah tersebut. Ia mengaku kesulitan mendapatkan pasokan gas dari pangkalan maupun agen.
“Biasanya ada pengiriman rutin ke warung saya, tapi sekarang tidak ada. Katanya kosong di pangkalan dan agen. Banyak warga yang mencari ke sini, tapi saya tidak bisa membantu karena stok memang habis,” katanya.
Kelangkaan gas elpiji 3 kg ini dikeluhkan warga karena berdampak langsung pada aktivitas memasak, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga selama perayaan Lebaran.
Warga berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah untuk menstabilkan distribusi dan memastikan ketersediaan gas elpiji 3 kg di masyarakat. (Red)






