STRAIGHT-NEWS.ID | PANDEGLANG –
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97 yang jatuh pada 28 Oktober 2025 menjadi momentum bagi Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pandeglang untuk menumbuhkan semangat generasi muda dalam menjaga kelestarian laut.
Ketua HNSI Kabupaten Pandeglang, Dede Widarso, menegaskan bahwa pemuda sebagai pewaris masa depan bangsa memiliki peran penting dalam pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan.
“Pemuda di wilayah pesisir Pandeglang memiliki potensi besar untuk terlibat dalam inovasi dan pengembangan ekonomi kelautan yang ramah lingkungan. Mereka bukan hanya penerus profesi nelayan, tetapi juga agen perubahan dalam menjaga ekosistem laut,” ujar Dede dalam keterangan tertulis yang diterima media, Selasa (28/10/2025).
Dede mengingatkan, semangat Sumpah Pemuda harus dimaknai tidak hanya sebagai simbol persatuan bangsa, tetapi juga sebagai pengingat untuk menjaga sumber daya alam, termasuk laut yang menjadi sumber kehidupan masyarakat pesisir.
“Momen Sumpah Pemuda ini harus menjadi pengingat bahwa kita satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa. Kita juga memiliki satu laut yang harus dijaga bersama,” katanya.
Ia juga memberikan apresiasi kepada para pemuda Pandeglang yang aktif dalam kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat pesisir. Menurutnya, semangat mereka menjadi energi baru bagi kemajuan sektor kelautan di Banten, khususnya di Pandeglang.
Dede menegaskan, peringatan Hari Sumpah Pemuda bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan kesempatan untuk memperkuat komitmen bersama dalam menjaga keutuhan bangsa dan kesejahteraan rakyat.
“Kami mengajak seluruh pemuda, khususnya yang tinggal di pesisir, untuk terus bersatu, bergerak, dan berkontribusi bagi laut kita. Karena laut yang sehat akan menjadi sumber kehidupan bagi generasi sekarang dan mendatang,” tutupnya.
(Ay)






