Straight-News.id | JAKARTA –
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Harimau menggelar aksi damai di depan Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (19/9). Aksi tersebut mengusung tema “Jangan Pecah Belah TNI-Polri – Dukung Pemerintahan Presiden Prabowo – Indonesia Kuat, Indonesia Maju”.
Ratusan anggota LSM Harimau dari berbagai daerah hadir dalam aksi ini. Mereka dipimpin oleh Ketua DPW DKI Jakarta, Neville GJ Muskita, serta Ketua DPC Kabupaten Bekasi, Papank.
Dalam aksinya, massa menyampaikan enam pernyataan sikap. Di antaranya menolak segala upaya adu domba TNI-Polri, mendukung penuh pemerintahan Presiden Prabowo, mendorong DPR bersinergi dengan pemerintah, serta mendesak agar DPR segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset Koruptor.
Ketua DPW DKI Jakarta LSM Harimau, Neville GJ Muskita, menegaskan aksi ini sebagai bentuk suara rakyat.
> “TNI dan Polri harus dijaga dari upaya adu domba. DPR wajib segera mengesahkan UU Perampasan Aset Koruptor demi masa depan Indonesia yang bersih dan berkeadilan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC Kabupaten Bekasi, Papank, menyatakan dukungan dari daerah untuk menjaga persatuan nasional.
> “Kami datang untuk menunjukkan bahwa rakyat di daerah siap bersama TNI, Polri, dan Presiden Prabowo. Tidak ada ruang bagi perpecahan. Korupsi harus dilawan, aset negara harus kembali untuk rakyat,” tegasnya.
Aksi damai tersebut berlangsung tertib dan penuh semangat kebangsaan. LSM Harimau menegaskan komitmennya untuk terus bersama rakyat, TNI, dan Polri dalam menjaga persatuan serta memperjuangkan Indonesia yang adil, makmur, kuat, dan maju.






