Oknum Ketua Kelompok Tani di Pandeglang Diduga Jual Traktor Bantuan Pemerintah

Senin, 8 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Ilustrasi

Foto : Ilustrasi

PANDEGLANG – Bantuan traktor roda dua dari pemerintah yang seharusnya dimanfaatkan untuk kepentingan kelompok tani di Desa Cikuya, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, diduga disalahgunakan oleh ketua kelompok tani setempat.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, ketua kelompok tani Tunggul Tani berinisial MN, yang akrab disapa Mas AN, menjual traktor tersebut tanpa sepengetahuan dan persetujuan anggota kelompok. Padahal, bantuan itu diberikan melalui program aspirasi anggota DPRD dari Fraksi PKB pada 2024 dengan tujuan meningkatkan produktivitas pertanian di desa.

Sejumlah anggota kelompok mengaku kecewa dengan tindakan ketua mereka. “Bantuan itu kan untuk dipakai bersama, bukan untuk kepentingan pribadi. Kami merasa dirugikan,” ujar salah seorang anggota yang enggan disebutkan namanya, Senin (8/9/2025).

Traktor yang seharusnya menjadi sarana bersama itu disebut telah dijual dengan harga sekitar Rp17 juta. Kasus ini pun menuai sorotan warga dan menjadi bahan pembicaraan hangat di masyarakat.

Warga berharap pihak berwenang, termasuk dinas terkait, segera turun tangan dan menindaklanjuti dugaan penyelewengan bantuan tersebut. Mereka menilai langkah tegas diperlukan agar kejadian serupa tidak terulang di kelompok tani lain.

Hingga berita ini diturunkan, MN selaku ketua kelompok tani Tunggul Tani belum memberikan keterangan resmi. Saat dihubungi melalui telepon, yang bersangkutan tidak merespons.

BACA JUGA :  Warga Keluhkan Proyek Pelebaran Jalan Ciomas–Mandalawangi tak Sediakan Drainase

Berita Terkait

SMAN 1 Ciomas Bantah Dugaan Pelanggaran Hak Siswa
Polsek Pagedangan Gelar Simulasi Pengamanan Aksi Unjuk Rasa, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat
Produksi Stabil, BUMDes Bandulu Sukses Kembangkan Peternakan Ayam Petelur
Ketua DPC MOI Kabupaten Tangerang Kecam Dugaan Pelecehan Profesi Jurnalis oleh Oknum Korlap Obat Terlarang
Gas Elpiji 3 Kg Langka Jelang dan Saat Lebaran, Warga Ciomas Kesulitan
Warga Rancagong Surati ATR/BPN Tangerang, Minta Perlindungan dan Kepastian Hukum atas Tanah yang Diklaim Kodam Jaya
Tanamkan Jiwa Wirausaha, Siswa Narada School Kunjungi Pabrik Kosmetik PT Souvenhostel Cipta Persada
Camar Indonesia Ikuti Apel Gabungan Forkopimko Jakarta Barat Jaga Keamanan Ramadhan

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 04:06

SMAN 1 Ciomas Bantah Dugaan Pelanggaran Hak Siswa

Selasa, 7 April 2026 - 12:14

Polsek Pagedangan Gelar Simulasi Pengamanan Aksi Unjuk Rasa, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat

Minggu, 5 April 2026 - 06:30

Produksi Stabil, BUMDes Bandulu Sukses Kembangkan Peternakan Ayam Petelur

Jumat, 3 April 2026 - 16:46

Ketua DPC MOI Kabupaten Tangerang Kecam Dugaan Pelecehan Profesi Jurnalis oleh Oknum Korlap Obat Terlarang

Sabtu, 21 Maret 2026 - 03:16

Gas Elpiji 3 Kg Langka Jelang dan Saat Lebaran, Warga Ciomas Kesulitan

Berita Terbaru