Pedagang Kaki Lima Kembali Menjamur di Jembatan Bogeg, Pemerintah Dinilai Belum Efektif

Selasa, 17 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA SERANG | MITRA BANTEN NEWS – Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Jembatan Bogeg, Kota Serang, Banten, kembali menjadi sorotan. Meski telah berulang kali dilakukan penertiban oleh pemerintah daerah melalui Satuan Polisi Pamong Praja Kota Serang, aktivitas perdagangan di atas jembatan tersebut terus bermunculan.

 

Fenomena ini diibaratkan seperti “jamur di musim hujan”. Setiap kali dilakukan pembersihan, para pedagang kembali membuka lapak keesokan harinya, seolah tidak mengindahkan larangan maupun imbauan yang telah disampaikan pemerintah.

 

Padahal, larangan berjualan di kawasan Jembatan Bogeg diberlakukan bukan tanpa alasan.

Pemerintah daerah menilai aktivitas PKL di atas jembatan sangat berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan dan meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, mengingat jembatan tersebut merupakan jalur aktif dengan arus kendaraan yang cukup padat.

 

Selain mempersempit ruang gerak kendaraan, keberadaan lapak-lapak PKL juga kerap menyebabkan kemacetan dan mengganggu kenyamanan pengendara, terutama pada jam-jam sibuk.

Hingga saat ini, belum terlihat solusi jangka panjang yang mampu menghentikan aktivitas PKL secara permanen di lokasi tersebut.

 

Masyarakat berharap pemerintah tidak hanya mengedepankan penertiban, tetapi juga menyediakan langkah tegas dan berkelanjutan, termasuk penataan lokasi usaha alternatif bagi para pedagang, demi menjaga keselamatan dan ketertiban umum di wilayah Kota Serang. (Jn)

BACA JUGA :  Menaker Yassierli Buka PBL, Wabup Najib Bangun Sinergi dengan BBPVP Serang

Berita Terkait

SMAN 1 Ciomas Bantah Dugaan Pelanggaran Hak Siswa
Polsek Pagedangan Gelar Simulasi Pengamanan Aksi Unjuk Rasa, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat
Produksi Stabil, BUMDes Bandulu Sukses Kembangkan Peternakan Ayam Petelur
Ketua DPC MOI Kabupaten Tangerang Kecam Dugaan Pelecehan Profesi Jurnalis oleh Oknum Korlap Obat Terlarang
Gas Elpiji 3 Kg Langka Jelang dan Saat Lebaran, Warga Ciomas Kesulitan
Warga Rancagong Surati ATR/BPN Tangerang, Minta Perlindungan dan Kepastian Hukum atas Tanah yang Diklaim Kodam Jaya
Tanamkan Jiwa Wirausaha, Siswa Narada School Kunjungi Pabrik Kosmetik PT Souvenhostel Cipta Persada
Camar Indonesia Ikuti Apel Gabungan Forkopimko Jakarta Barat Jaga Keamanan Ramadhan

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 04:06

SMAN 1 Ciomas Bantah Dugaan Pelanggaran Hak Siswa

Selasa, 7 April 2026 - 12:14

Polsek Pagedangan Gelar Simulasi Pengamanan Aksi Unjuk Rasa, Perkuat Sinergi dengan Masyarakat

Minggu, 5 April 2026 - 06:30

Produksi Stabil, BUMDes Bandulu Sukses Kembangkan Peternakan Ayam Petelur

Jumat, 3 April 2026 - 16:46

Ketua DPC MOI Kabupaten Tangerang Kecam Dugaan Pelecehan Profesi Jurnalis oleh Oknum Korlap Obat Terlarang

Sabtu, 21 Maret 2026 - 03:16

Gas Elpiji 3 Kg Langka Jelang dan Saat Lebaran, Warga Ciomas Kesulitan

Berita Terbaru