Straight-News.id | PANDEGLANG – Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, berlangsung meriah dengan antusiasme tinggi. Kegiatan yang digelar di Aula Gedung PGRI Kecamatan Sukaresmi pada Sabtu (4/10) ini diikuti 28 sekolah dasar se-Kecamatan Sukaresmi.
Salah satu peserta, Siti Laelatunnoefus dari SDN Cibungur 2, tampil memukau saat memperagakan lomba dengan mengenakan kebaya adat Sunda.
FTBI merupakan gerakan kebudayaan dan ajang apresiasi yang digagas Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Program ini dilaksanakan bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Pemerintah Kabupaten Pandeglang, serta pemerintah kecamatan, dengan tujuan melestarikan bahasa dan sastra daerah sebagai warisan budaya bangsa.
Koordinator Wilayah Pendidikan dan Olahraga (Korwil Disdikpora) Kecamatan Sukaresmi, Endin Solahudin, S.Ag., M.M.Pd., dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada seluruh peserta dan guru pendamping.
“Festival ini bukan sekadar perlombaan, melainkan wujud cinta kita terhadap bahasa daerah agar tetap hidup di tengah arus modernisasi,” ujarnya.
Beragam kategori dilombakan, antara lain pidato bahasa daerah, menyanyi, mendongeng, hingga menulis cerita pendek. Seluruh peserta menampilkan kemampuan berbahasa daerah dengan penuh semangat dan kreativitas.
Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Sukaresmi, Ipin Aripin, S.Pd., menambahkan bahwa pemenang lomba tingkat kecamatan akan mewakili Sukaresmi di ajang FTBI tingkat Kabupaten Pandeglang.
“Kami berharap anak-anak terus mengasah kemampuan berbahasa daerah dan menjadi duta pelestarian budaya,” katanya.
Acara ditutup dengan pengumuman pemenang dan penyerahan piagam penghargaan. Masyarakat setempat menyambut positif kegiatan ini karena dinilai mampu menumbuhkan kembali kebanggaan terhadap bahasa ibu. (Ay)






